Postingan

PERILAKU KONSUMEN

A. PENDAHULUAN Dalam melakukan kegiatan konsumsi konsumen menginginkan sesuatu, yaitu “Utilitas” (Kepuasan) . Tidak mungkin seseorang melakukan kegiatan konsumsi jika kegiatan tersebut tidak mendatangkan utilitas. Jadi konsumen akan berusaha mendapatkan utilitas dari setiap konsumsi yang dilakukan. Bahkan, konsumen akan berusaha agar utilitas yang diperoleh adalah utilitas maksimum. Utilitas maksimum adalah suatu kegiatan konsumsi konsumen dalam mencapai keseimbangan pasar, yaitu besar pengorbanan yang dikeluarkan sama atau sebanding dengan utilitas yang didapat dari barang yang dikonsumsi. Oleh karena itu, utilitas maksimum sering disebut keseimbangan konsumen. Utilitas maksimum dalam mengonsumsi atau menggunakan barang dan jasa dapat diidentifikasi dengan tiga pendekatan : 1. Pendekatan kardinal (utilitas konsumen dapat diukur dengan angka) dengan menggunakan konsep Marginal Utility (MU) 2. Pendekatan ordinal (utilitas konsumen dapat dinyatakan melalui tingkatan-tingkatan utilitas da...

Nilai UH 1 Kelas XII IPS 1

Eka Sulistiyaningsih : 64 Maharani : 68 Devi Indriani : 64 Helmi : 92 Afandi Hidayat : 72 Affifuddin : 76 Hari Mustofa : 72 Alfian Haris : 88 Syahudin Ari : 80 Rizki Ageng : 84 Sahnuriana : 88 Epriadi : 72 Nessa Novita Sari : 72 Fifin Paramita : 84 Suci Syafni : 88 Devi Revita : 84 Uci Gusdiana : 68 Alfian : 88 Riska Hariana : 68 Syarifah Faizah : 84 Lestari Utami : 68 Sri ayu Lestari : 84 Debby Shintya Dewi : 72 Siti hanifa : 88 Rika Harumi : 68 Afifah Thahirah : 84 No Name : 76

Nilai UH 1 Kelas XII IPS 2

Rendra Afriyandi : 68 Indra Wirawan : 64 Sarah Luthfiah : 60 Maya Sari : 64 Patma Wulan Sari : 52 Fakhrinaldi : 36 Cahayati : 56 Nur Asiah Harahap : 52 Azmi Yolla : 52 Fadli Muslihan : 64 Cut Nana : 56 Nanda Ramadhani : 60 Wira Aprilia : 56 Siti Fatimah : 60 Siti Aisyah : 52 Nur Rini Anggraini : 64 Annisa Chairani : 68 Husnul Khotimah : 64 Rina Ramadhani : 56 Elsa Heriadi : 48 Muhammad M : 56 Habib Syahbana : 56 Emhar Septiana : 60 Meiza Hastuti : 88 Apridayanti Komala : 64 Mulcandri : 52 Anggun Farida : 52 Irham Kholiq : 48 Kanti Lestari : 56 Alvizar : 64

TUGAS EKONOMI KELAS X Cendekia

Sistem Ekonomi : 1. Sistem Ekonomi Tradisional 2. Sistem Ekonomi pasar / kapitalis 3. Sistem Ekonomi komando / terpusat 4. Sistem ekonomi campuran Cari : a. Definisi b. Ciri-ciri c. Kebaikan d. Kelemahan Tugas dikirim via email ke : atikahermansyah@yahoo.com

Harga Pokok Penjualan

Gambar
A. Pengertian Harga Pokok Penjualan Harga pokok penjualan adalah seluruh biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh barang yang dijual atau harga perolehan dari barang yang dijual. Manfaat harga pokok penjualan. 1. Sebagai patokan untuk menentukan harga jual. 2. Untuk mengetahui laba yang diinginkan perusahaan. Apabila harga jual lebih besar dari harga pokok penjualan maka akan diperoleh laba, dan sebaliknya apabila harga jual lebih rendah dari harga pokok penjualan akan diperoleh kerugian. B. Rumus Menghitung Penjualan Bersih. Penjualan dalam perusahaan dagang sebagai salah satu unsur dari pendapatan Perusahaan. Unsur-unsur dalam penjualan bersih terdiri dari: - penjualan kotor; - retur penjualan; - potongan penjualan; - penjualan bersih. Untuk mencari penjualan besih adalah sebagai berikut: Penjualan bersih = penjualan kotor – retur penjualan – potongan penjualan. Contoh: Diketahui penjualan Rp. 25.000.000,- Retur penjualan Rp. 125.000,- Potongan penjualan Rp. 150.000,- Hitunglah penjua...

NILAI UH 1 Ekonomi

KELAS CENDEKIA Anggun Taradipa : 65 Annisya fitri : 85 Arif Rahman : 65 Dhea Karina Rusdi : 75 Iin Parlina : 60 Imam Fadli : 50 Indra Hidayatul M : 75 Isti soraya Darnella : 85 Khaidarsyah : 75 M. Maynanda A : 60 M. Eka karnain : 85 Randi Ichwanul : 80 Reny Nurhidayah : 70 Reza Syahputra : 80 Ridha Sukmayanti : 70 Rinanda Ismi : 45 Rio novrianto : 80 Rizki Ramadhani : 75 Rusma Yanti : 70 Sandra Utama P : 40 Siti Nurul Falah : 85 Syarif Hidayat : 65 Windhy Anticha I : 60 Yuni Wismawati : 65

Penggolongan Akun-Akun

Akun - Akun dalam Akuntansi : Aktiva, Kewajiban, Modal, Pendapatan dan Beban A. Harta / Aset / Aktiva Harta adalah benda baik yang memiliki wujud maupun yang semu yang dimiliki oleh perusahaan. Klaim atas harta yang tidak berwujud disebut ekuitas / equities yang dapat mendatangkan manfaat di masa depan. 1. Harta Lancar / Aktiva Lancar / Current Assets Harta lancar adalah harta yang berbentuk uang tunai maupun aktiva lainnya yang dapat ditukarkan dengan uang tunai dalam jangka satu tahun. Contoh : piutang dagang, biaya atau beban dibayar di muka, surat berharga, kas, emas batangan, persediaan barang dagang, pendapatan yang akan diterima, dan lain sebagainya. 2. Harta Investasi / Aktiva Ivestasi / Investment Assets Harta Investasi adalah harta yang diinvestasikan pada produk-produk investasi untuk mendapatkan keuntungan. Contoh : Reksadana, saham, obligasi, dan lain-lain. 3. Harta Tak Berwujud / Intangible Assets Aset tak berwujud adalah harta yang tidak memiliki bentuk tetapi sah dimili...